FOMO; JOMO

FOMO vs JOMO: Belajar Menikmati Hidup Tanpa Drama Ketinggalan Tren

Siapa nih yang sering merasa cemas dan panik gara-gara nggak ikut tren terbaru, nggak datang ke acara hype, atau nggak update sama berita viral? Kalau iya, selamat! kamu sedang kena FOMO alias Fear of Missing Out. Tapi, tahukah kamu kalau ada kebahagiaan yang justru lahir dari nggak ngikutin apa-apa? Kenalan, yuk, sama si JOMO alias Joy of Missing Out.

 

Apa Sih FOMO Itu?

FOMO adalah perasaan takut banget ketinggalan momen, tren, atau pengalaman yang menurut kita akan sangat seru. Biasanya, ini dipicu sama media sosial yang menampilkan orang lain sedang asyik melakukan sesuatu, sementara kita hanya bersantai di rumah. Akibatnya, timbul rasa iri dan ketidakpuasan terhadap kehidupan sendiri.

 

Tanda-tanda FOMO yang sering nggak disadari:

  • Sering ngecek HP takut ada info yang terlewat
  • Suka memaksakan ikut acara biar dianggap ‘nggak kudet’
  • Jadi nggak puas sama apa yang dimiliki 

 

Lalu Apa Itu JOMO?

FOMO; JOMO
Ilustrasi seseorang yang menikmati hidup dengan fokus pada diri sendiri. (Sumber: Freepik/Benzoix)

Berbanding terbalik, JOMO adalah seni menikmati hidup tanpa takut ketinggalan apa-apa. Ini adalah rasa bahagia karena bisa fokus dengan diri sendiri dan apa yang penting buat kita. Bayangin aja, kamu lagi santai baca buku atau ngopi di rumah, sementara dunia luar sibuk berlomba bikin konten. Sounds peaceful, kan?

 

Mengutip dari situs Cleveland Clinic, Dr. Albers mengatakan: JOMO memberi kebebasan untuk jujur pada diri sendiri, menikmati apa yang disukai, dan fokus pada hal-hal berarti dalam hidup kamu.

 

Cara Move On dari FOMO ke JOMO

Nah, buat kamu yang mau berhenti overthinking dan mulai menikmati hidup, coba deh tips ini:

  • Kurangi Screen Time

Seringkali, FOMO muncul karena kita kebanyakan scrolling. Yuk, coba atur waktu main sosmed dan fokus ke hal-hal nyata di sekitar kamu.

  • Fokus ke Hal yang Kamu Suka

Daripada sibuk mikirin tren apa yang harus diikuti, lebih baik cari aktivitas yang bikin kamu happy. Entah itu masak, olahraga, atau sekadar marathon serial favoritmu.

  • Melatih Rasa Syukur

Coba luangkan waktu untuk refleksi dan bersyukur sama apa yang sudah kamu punya. Ternyata hidup kamu tuh udah keren, lho!

  • Berani Bilang Nggak

Nggak semua acara harus kamu datangi, nggak semua tren harus kamu ikuti. Pilih aktivitas yang benar-benar bikin kamu senang dan produktif.

 

Dengan JOMO, kamu belajar untuk nggak membandingkan hidupmu dengan orang lain. Semua orang punya perjalanan hidup masing-masing. Jadi, daripada sibuk khawatir ketinggalan, lebih baik fokus nikmati hidupmu yang unik dan autentik.

 

Bukan berarti dengan JOMO kamu jadi nggak peduli sekitar atau antisosial. Kamu tetap bisa update, tapi dengan batasan yang sehat. Ingat, hidup bukan soal siapa yang lebih cepat tahu atau ikut tren, tapi soal siapa yang paling bahagia dengan pilihannya.

Mulai sekarang, yuk embrace JOMO dan bilang bye-bye ke FOMO. Karena hidup lebih asyik kalau kita tahu kapan harus ikut, kapan harus santai, dan kapan harus bilang: ‘Aku udah cukup happy dengan caraku sendiri’.

Read Other Articles

Experience The Benefits Today by Trying It Now!